Kiat Sukses Memimpin Organisasi Dengan Kecerdasan Emosi

Written by Wiyaks on August 3, 2020 in Crypto with no comments.

Sedangkan orang yang kalah atau para pecundang memiliki sikap mental yang berlawanan dengan para pemenang. Mereka cenderung putus asa, lemah semangat, tidak optimis, dan mudah menyerah. Sangat mudah untuk terseret ke dalam mentalitas hiruk pikuk saat mencoba membangun bisnis. Mendengarkan kisah beberapa pemimpin dalam mengelola sektor usaha atau startup membuat Anda akan berpikir harus terus berada dalam mode hiruk-pikuk untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Tetapi, lebih baik berfokus pada aktivitas yang meningkatkan kesehatan daripada memusatkan energi psychological pada kebutuhan untuk selalu terburu-buru.

Di dunia kampus itu tidak hanya mahasiswa, bahkan ke dosennya, karena dosen juga belum tentu tahu. Jangankan dosen, para pelaku bisnis sendiri pun tidak tahu ada futures change. Ingin kaya namun tak perlu harus bersusah payah meningkatkan keahlian hingga bertahun-tahun lamanya. Ingin sukses namun kalau bisa lewat jalan tol yang lancar dan bebas hambatan.

Banyak potensi gangguan setiap hari seperti kegiatan- kegiatan yang tidak produktif. Orang yang bermental kuat memilih untuk menggunakan waktu dan energi mereka dengan hati-hati. Mereka berupaya mengerjakan hal-hal yang paling penting demi mengapai cita-cita. Seorang pengusaha akan berjumpa dengan segala ketidakpastian dan permasalahan dari berbagai sektor. Mental yang tangguh membantu seseorang melewati berbagai lika-liku bisnis.

Memiliki mentalitas orang sukses

Otak saya akan bekerja bagaimana mendapatkannya dengan cara yang pantas dan jujur. Yang paling menarik adalah needs yang terbentuk karena adanya demand and provide. Baik di perdagangan fisik maupun futures, pasti ada demand and supply. Supply banyak, tetapi demand tidak ada, maka lain lagi ceritanya. Itu adalah sebuah eksistensi dari perputaran dunia usaha, di mana pun itu ada demand and provide.

Banyak orang percaya bahwa menjadi pengusaha akan memberikan mereka kebebasan yang tidak bisa mereka peroleh dengan menjadi pekerja kantoran. Meskipun dalam beberapa kasus, hal tersebut benar, tapi kenyataannya, pilihan menjadi pengusaha seringkali menghadirkan tuntutan yang lebih berat daripada menjadi karyawan biasa. Menjalankan bisnismu sendiri seringkali berdampak pada kesehatanmu secara umum, dan juga kesehatan mentalmu. Jangan salah, seorang yang sukses dalam bisnis biasanya karena mengerahkan seluruh waktunya demi usaha yang sedang digeluti. Maka, jangan pernah berpikir bisa sukses sekaligus punya banyak waktu berleha-leha. Curahkan sebanyak mungkin waktumu untuk mengejar sukses dalam usaha.

Faktor yang mempengaruhi seseorang menjadi wirausaha adalah kekuatan dasar yang tumbuh atau berhasil ditumbuhkan dalam diri seseorang. Kekuatan dasar itu sederhananya merupakan rangkaian nilai yang membentuk karakterisik mentalitas wirausaha. Mentalitas merupakan serangkaian nilai positif yang dapat digali dari berbagai sumber baik dari keluarga maupun lingkungan. Dan terjadi proses pencerapan atau internalisasi nilai-nilai yang akan mewarnai proses sebagai wirausaha. Pertama, harus bermental pejuang, ini penting untuk menghadapi masa-masa sulit.

Comments are closed.