12 Prinsip Etika Bisnis Yang Harus Dimiliki Oleh Wirausahawan

Written by Wiyaks on July 24, 2020 in Crypto with no comments.

Sebelum menjalankan sebuah usaha, penting bagi kamu untuk mengetahui seberapa besar modal usaha yang kamu butuhkan. Buatlah anggaran biaya serta analisa ekonomi dari bisnis tersebut, dan siapkan segala modal yang dimaksudkan. Mulai dari peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan, besarnya dana yang diperlukan, serta modal kemampuan yang perlu dikembangkan untuk mendukung kemajuan usahamu.

Keyakinan ini didasari oleh keberanian pelaku usaha untuk mengambil risiko. Kesuksesannya itu dimulai dari sebuah keberanian yang tumbuh dari dalam dirinya. Sejak itu pintu seakan terbuka lebar dan ia melangkah menaiki anak tangga kesuksesan lewat kerja keras dan kemauan, benar-benar tanpa modal. Beberapa poin penting ini dimiliki oleh orang-orang sukses dalam memulai karirnya. Sikap yang satu ini wajib dimiliki oleh pengusaha untuk memulai suatu bisnis.

Ketika Anda menjalankan sebuah sesuatu, sebaiknya latihlah diri Anda untuk tidak mudah menyerah. Meskipun Anda mengalami banyaknya sebuah kegagalan, anggaplah sebuah kegagalan tersebut menjadi sebuah pelajaran untuk Anda memperbaikinya. Tetaplah menjalankan sebuah usaha yang Anda miliki dengan tekun hingga berhasil, sebab di situlah sebuah kunci sukses di usia muda. Ketika mulai menjalankan sesuatu yang baru atau melakukan perubahan yang cukup besar di kehidupan, kalangan terdekat seperti keluarga, orang tua dan teman adalah orang-orang yang pertama bakal mengkritisi bahkan meragukan keputusan yang diambil.

Selanjutnya, kamu harus bisa menetapkan dengan sepenuh hati dan penuh pertimbangan terkait bidang bisnis yang akan digeluti. Bukan rahasia lagi jika bidang bisnis yang ada sangatlah beragam. Untuk itu, fokus pada satu bisnis dan benar-benar mendalaminya adalah hal tepat untuk dilakukan. Ingatlah bahwa berbisnis pasca resign tidak untuk coba-coba atau trial error. Itu adalah hal yang wajar dan memang dianjurkan untuk mencari inspirasi dari orang lain. Namun usahakan membuat bisnis yang berbeda dan belum ada sebelumnya, jadi penuh inovasi.

Keberanian, dan keyakinan untuk menjalani usaha

Dengan mengacu pada teori Friedmann maka substansi , struktur , dan budaya/kultur merupakan 3 elemen pendukung yang sangat penting sebagai penyangga dari sistem hukum. Pasal 1 ayat UUDNRI Tahun 1945 mengatur bahwa “Negara Indonesia adalah negara hukum”. Dalam mengambil penentuan tersebut harus lah mempertimbangkan keadaan Anda dan usaha yang dijalankan sehingga dapat dicapai. Namun meskipun pencapaian tersebut belum memiliki sebuah pencapaian secara maksimal, setidaknya sesuatu yang Anda jalankan sedikit lebih maju.

Seseorang yang mempunyai bakat kewirausahaan dapat mengembangkan bakatnya melalui pendidikan,pelatihan dan pengalaman. Mereka yang menjadi enterpreneur adalah orang-orang yang mengenal potensi dan belajar mengembangkan potensi untuk menangkap peluang serta mengorganisir usahanya. Untuk menjadi wirausaha yang sukses mempunyai bakat saja tidak cukup namun diperlukan pengetahuan memadai mengenai segala aspek usaha yang akan ditekuni. Adapun yang menjadi strategi dalam pembinaan kerukunan umat beragama dapat dirumuskan bahwa salah satu pilar utama untuk memperkokoh kerukunan nasional adalah mewujudkan kerukunan antar umat beragama.

Memperkuat dasar-dasar kerukunan inner dan antar umat beragama serta antar umat beragama dengan pemerintah. Meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia untuk ketahanan dan kerukunan masyarakat bawah. Memperkuat dasar-dasar kerukunan internal dan antar umat beragama, serta antar umat beragama dengan pemerintah.

Seorang wirausahawan juga harus memperhitungkan segala macam risiko, mulai dari persaingan, untung rugi, hingga nilai jual barang atau jasa yang ingin mereka tawarkan. Contohnya seperti mengenali tren minuman kekinian yang sedang banyak disukai oleh pelanggan, kemudian lihat kesempatan untuk memulai usaha sejenis di lokasi yang cukup ramai. Sehingga, pengertian kewirausahaan adalah proses untuk mengidentifikasi segala masalah dalam kehidupan dan mengembangkannya untuk menemukan solusi yang tepat sehingga dapat mewujudkan visi dan misi hidup.

Hukum seharusnya ditegakkan sesuai aturan demi kemanusiaan, tetapi penerapan yang kaku dan positivistik justru menciptakan ketidakadilan. Menciptakan toleransi atas dasar kemanusiaan dan berkeadaban dalam hidup beragama. Ikut melaksanakan perdamaian dunia, berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Untuk mewujudkan konsep negara hukum (rechtsstaat/the rule of law), diperlukan adanya pemahaman hukum sebagai satu kesatuan sistem.

Comments are closed.